Asal usul Suku Asmat
Fumeripits merupakan seorang dewa yang dipercaya turun ke bumi menjelajah dan memulai petualangan dari ufuk barat matahari terbenam. Dalam penjelajahannya tersebut, Sang Dewa harus berhadapan dengan seekor buaya raksasa dan mengalahkannya. Namun dalam mencapai kemenangannya, Sang Dewa mengalami luka parah dan terdampar di tepi sungai.
Sembari menahan sakit, Sang Dewa harus bertahan
hingga akhirnya ia bertemu seekor burung Flamingo berhati mulia. Burung
flamingo tersebut yang merawat Sang Dewa sampai ia pulih.
Setelah sehat, Sang Dewa memutuskan
untuk tinggal di daerah tersebut, membangun rumah, mengukir dua buah patung,
dan membuat sebuah genderang untuk mengiringinya menari. Pasalnya, gerakan tari
Sang Dewa mampu membuat kedua patung yang ia buat hidup dan ikut menari
menirukan gerakan Sang Dewa.
Kemudian, dikisahkan bahwa kedua patung
itu menjadi pasangan manusia dan merupakan nenek moyang suku Asmat.
Comments
Post a Comment